Arsip untuk September 25th, 2006

25
Sep
06

karena mimpi….

karena mimpi….

soal mimpi dalam hidup, setiap orang pasti punya impian atau harapan yang ingin dicapai dalam hidupnya. Kita boleh mimpi atau berharap apa aja bahkan mungkin yang nggak masuk di akal kita sekalipun. Tentunya mimpi kita adalah hal-hal yang baik untuk kita dan sekeliling kita. Hal yang terpenting adalah bagaimana ikhtiar kita dalam mewujudkan mimpi itu. Mimpi yang baik tentunya hanya akan terwujudkan dengan cara yang baik pula dengan tidak menghalalkan segala cara tuk menggapainya.

25
Sep
06

pa kabar cinta?

apa kabar cinta ?


saat kita mencitai makhluk atau benda membuat kita jauh atau bahkan melupakan Dia sang pemilik cinta. Misalnya, saat sebelum menikah sangat aktif dalam majelis dakwah, sholat selalu tepat waktu, tilawah setiap abis sholat magrib, tahajud pun tidak ketinggalan dan bahkan puasa sunnah senin kamis pun masih rajin dilakukan. Namun keadaan menjadi terbalik setelah menikah, sholat jadi sering telat, puasa sunah sudah jarang dilakukan, tilawah hampir tidak pernah lagi apalagi bangun tengan malam untuk tahajud. Semuanya dilakukan diluar kesadaran kita, karena cinta kita kepada mahkluk lebih besar dari pada Sang pencipta makhluk. Mungkin bagi seorang istri kesibukan seharian bekerja atau mengurus anak bisa dijadikan excuse untuk sholat tidak tepat waktu, untuk tidak tilawah dan meninggalkan tahajud. Toh mengurus anak, suami dan rumah tangga juga merupakan ibadah. Begitu juga bagi suami, excuse kesibukannya dalam bekerja untuk memberi nafkah anak dan istri telah membuat dia lupa untuk sholat berjama’ah, tahajud, tilawah dan bahkan peran sebagai qowwam yang harusnya dia lakukan untuk membimbing keluarganya telah terlupakan

 

25
Sep
06

malam itu…….

malam itu…….

Malam masih sore ketika aku terbangun . . . . .
aku merasa seolah-olah dibangunkan secara sengaja,
sebelumnya aku mengira ada orang yang masuk
kedalam ruangan . . . .
lalu aku bersiap-siap untuk kembali,
dan tiba-tiba saja aku merasakan ada sesuatu

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .
yang datang diruangan, . . . zat Tunggal,
itu bukanlah kesadaran akan seseorang yang hidup,
melainkan kehadiran roh.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Cerita ini mungkin membuatmu tersenyum,
namun yang dapat aku sampaikan kepada kalian adalah
fakta-fakta yang terjadi kepadaku.
Aku tidak tahu cara yang lebih baik
untuk menggambarkan sensasiku
kecuali hanya menyampaikan bahwa pada saat yang sama
muncul perasaan takut yang sangat kuat,
seolah-olah ada keganjilan dan hal menakutkan yang akan terjadi . . .