Kangen rasanya tuk kembali bermain di dunia maya. Sekian waktu yang lalu aku sibuk dengan pengembaraan hidup tuk sekedar mencari sesuap nasi….Setahun lamanya aq mengayunkan langkah tuk puaskan perasaan pencarian akan masa depan, tapi aq juga belum tahu sesungguhnya hidup kedepanku bagaimana…aq sangat risau akan kehidupan mendatang…
Mencari sesuap nasi oleh beberapa orang dianggap susah dan diperlukan tenaga ekstra tuk memperolehkanya. Nasi yang bisa dikonsumsi layak dan bisa menghasilkan tenaga yang halal tuk melanjutkan ibadah demi Tuhanku. Bukan nasi yang basi dan telah berubah ujud menjadi nasi aking….alhamdulillah aq belum pernah makan nasi aking, meski sangat sulit aq memperoleh nafkah…tapi sebisa mungkin aq bersyukur atas segala yang aq peroleh…
“rejek,i jodoh, lan pati iku pestine gusti” ini yang selalu menjadi pegangan orang jawa dan memang demikian adanya nasib seseorang. Layaknya sebuah bayangan, jika dikejar maka dia akan menjauh dari kita. Tapi ketika kita berhenti, dia akan diam seribu bahasa dan enggan mendekat pada kita. Ya Gusti…inilah kuasamu, rahasiamu atas segala mahluk ciptaanMu…
10 April 2008